Kec. Modung, Kab. Bangkalan

Senin, 13 Agustus 2018

PRODUK UNGGULAN KKN11 DESA KOLLA

Video Produk Unggulan Part 1
Budidaya Tauge dan Tauge Crispy


Video Produk Unggulan Part 2
Tauge Chips dan Teh Kelor
Share:

Rabu, 08 Agustus 2018

SEMARAK HUT RI KE-73

         
Salah satu bentuk rasa nasionalisme adalah ikut memperingati hari jadi Indonesia. Selain itu dengan ikut memperingati hari jadi Republik Indonesia juga merupakan bentuk penghargaan bagi para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Perayaan HUT RI yang ke-73 kali ini kami rayakan dengan suasana merah putih.
            Beberapa acara dalam perayaan HUT RI kali ini adalah berbagai perlombaan baik bagi anak-anak maupun orang dewas. Secara menyeluruh kami mengharapkan semangat kemerdekaan dari berbagai usia dan kalangan. Berikut merupakan perlombaan yang kami selenggarakan, yaitu makan krupuk, balap karung, kacong jbebbing dan hias dusun. Perlombaan makan krupuk, balap karung dan kacong jhebbing kami tujukan kepada anak-anak Desa Kolla. Sedangkan untuk lomba hias dusun kami tujukan kepada pemuda-pemuda desa.
            Lomba makan krupuk telah dilakuakan pada hari Jumat 3 Agustus 2018 pukul 14.00 WIB di halaman rumah warga depan kediaman Kepala Desa. Perlombaan ini diikuti oleh 30 peserta yang kemudian diambil 3 pemenang. Sedangkan untuk perlombaan balap karung dilakuakan pada hari Minggu 5 Agustus 2018 di lokasi yang sama yaitu dihalaman rumah warga depan kediaman Kepala Desa. Perlombaan dimulai pada pukul 08.00 sampai 10.00 WIB. Perlombaan balap karung ini diikuti oleh 30 pesrta dan kemudian diambil 3 pemenang.
          Perlombaan kacong jhebbing sedikit berbeda dengan perlombaan lainnya, karena terdapat tahap audisi terlebih dahulu. Tahap audisi atau seleksi dilaksanakan pada hari Jumat 3 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB sampai selesai. Lomba kacong jhebbing diikuti oleh 22 peserta cowok dan cewek. Pada tahap seleksi mereka di audisi secara langsung dengan metode wawancara. Kriteria penilaian dalam tahap seleksi meliputi wawasan (akademk), public speaking (cara penyampaian pendapat), skill (bakat) dan performance (penampilan). Kemudian peserta yang lolos akan di brifing bagaimana cara jalan dan posisi saat di panggung nanti. Peserta yang lolos tahap audisi akan di adu lagi di hari inagurasi pada hari Jumat 10 Agustus 2018. Perlombaan his desa akan dilakukan di dusun-dusun Desa Kolla dan akan dilakukan penilaian pada hari Kamis 9 Agustus 2018. Kemudian penyerahan seluruh hadiah akan diberikan pada hari inagurasi. Kami sangat berterimakasih kepada seluruh warga Desa Kolla yang sangat berpartisipasi untuk ikut serta menjadi bagian dari program kami.
Share:

Mengajar Paud di Desa Kolla


Sekolah perlu terus membuka diri pada perubahan, guru jangan segan beradaptasi dengan kebaruan, agar belajar menjadi proses yang menyenangkan agar kreatifitas terus ditumbuh kembangkan. Hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan tanpa pendidikan indonesia takkan bertahan (Najwa Sihab). Pendidikan merupakan suatu hal yang teramat penting bagi sebuah masa depan suatu bangsa, karena tanpa sebuah pendidikan maka hanya akan tercipta bangsa yang di bodohi.
Pengenalan dunia pendidikan bagi anak–anak sangat penting guna membetuk karakter yang bisa membuat mereka bersemangat dalam menempuh pendidikan. Desa Kolla Kecamatan Modung  Kabupaten Bangkalan sebagai sebuah desa yang sedang berkembang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM yang mereka miliki. Salah satu cara yang di tempuh yakni pendidikan yang dikenalkan sejak dini. Di desa ini terdapat sebuah taman Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dimana anak – anak yang masih berusia di bawah 5 tahun telah dikenalkan dengan pendidikan untuk membentuk karakter mereka. Metode pembelajaran sambil bermain merupakan sebuah sistem yang sangat sesuia dengan kondisi siswa yang masih balita guna membentuk karakter pendidikan yang lebih baik. Kegiatan yang dilakukan berupa bernyanyi bermain serta belajar saling disisipkan guna membuat siswa senang ketika belajar dan merangsang otak mereka untuk terus dikembangkan.
Kegiatan KKN ditempatkan di Desa Kolla turut ikut andil dalam membantu kegiatan pendidikan bagi anak usia dini tersebut. Kegiatan yang dilakukan secara intens setiap hari Senin sampai Rabu pukul 08.00-09.00 tersebut dioptimalkan oleh mahasiswa guna memberikan pengabdian yang optimal bagi siswa – siswa tersebut. Tidak hanya membantu dengan kegiatan namun mahasiswa juga berinisistif untuk menciptakan sistem pembelajaran baru bagi taman anak usia dini tersebut yang diantaranya berupa edukasi dengan buku mewarnai yang mereka ciptakan sendiri.

Share:

PENGOLAHAN TEH DAUN KELOR

       
            Teh daun kelor merupakan salah satu minuman fungsional yang bermanfaat bagi tubuh. Teh juga termasuk dalam salah satu minuman yang digemari oleh seluruh kalangan. Manfaat teh bagi tubuh dapat menyegarkan, memulihkan kesehatan badan dan tidak menimbulkan dampak negatif.
          Kelor merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman kelor tumbuh dalam bentuk pohon dan berumur panjang dengan tinggi 7-12 m. salah satu keunggulan tanaman kelor adalah dapat bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan, sehingga dapat tumbuh dalam kondisi ekstrim seperti Madura. Kandungan utama dalam daun kelor yang bermanfaat bagi tubuh adalah flavonoid sebagai antioksidan dan memiliki efek anti inflamasi. Tanaman kelor telah dikenal diseluruh dunia sebagai tanaman yang bergizi. Menurut WHO kelor merupakan salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi. Di Afrika dan Asia daun kelor direkomendasikan sebagai suplemen yang kaya zat gizi untuk ibu menyusui dan anak pasa usia pertumbuhan.
          Pembuatan teh daun kelor sangat sederhana. Bahan yang digunakan adalah daun kelor, kantong teh dan benang. Sedangkan peralatan yang dibutuhkan adalah nampan, ember dan sealer. Tahap pembuatan teh kelor yang pertama menyiapkan daun kelor, kemudian dipisahkan antara daun dan tangkainya. Selanjutnya ambil daun kelor kemudian cuci menggunakan air mengalir. Setelah proses pencucian selesai kemudian ratakan daun kelor di atas nampan dan selanjutnya jemur sampai kering. Proses penjemuran dapat dilakukan dengan cara manual dengan sinar matahari atau menggunakan alat pengering seperti oven maupun cabinet dryer. Jika menggunakan cara manual maka waktu yang dibutuhkan sekitar 2-3 hari bergantung cuaca. Tetapi jika menggunakan alat pengering maka prosesnya akan lebih singkat. Selain itu dengan menggunakan alat pengering maka akan meminimalisis kontaminasi bakteri karena dalam keadaan tertutup.
          Cara penyajian teh kelor dapat secara langsung ataupun dikemas terlebih dahulu dalam kantong teh. Jika menggunakan cara manual maka bisa langsung diseduh dalam air mendidih. Kemudian dilakukan penyaringan untuk menghilangkan ampasnya. Jika ingin menggunakan cara yang lebih praktis dan meningkatkan nilai estetika maka bisa dilakukan proses pengemasan menggunakan kantong teh. Setiap kantong teh diisi 1 gram kemudian disealer dan ditambah tali.
        Pengetahuan ini kamu sosialisasikan kepada warga Desa Kolla khususnya ibu-ibu disetiap dusun. Sosialisasi dilakukan pada tanggal 30 Juli samapai 1 Agustus 2018. Lokasi tempat sosialisasi adalah dikediaman “Apel” setiap dusun. Acara sosialisasi dihadiri oleh ibu-ibu sampai lansia. Acara berlangsung seru dengan celoteh ibu-ibu yang secara langsung terlontar saat sosialisasi berlangsung. Ibu-ibu warga Desa Kolla sangat antusias dan banyak yang mengatakan akan mencobanya di rumah. Hal ini merupakan salah satu kebanggaan dan kegembiraan tersendiri bagi kita selaku penyelenggara. Kami berharap sedikit pengetahuan yang kami sampaikan kepada warga Desa Kolla dapat bermanfaat. 
Share:

Total Pengunjung